Kentongan Kemudahan Bertetangga di Era Digital

2

Daya Saing

Aplikasi Kentongan memiliki tema dan topik yang jarang diangkat oleh pengembang lain. Kalaupun ada aplikasi yang sejenis, biasanya memiliki kekurangan di sisi desain dan interface.

Dengan fitur-fitur yang ditawarkannya, aplikasi ini bisa jadi platform media sosial baru di lingkungan RT. Di Indonesia sendiri, platform yang mewadahi kebutuhan bersosial seperti ini memiliki kans untuk disambut antusias. Lalu

Fakta

– Aplikasi ini memenangkan juara nasional dalam lomba Hackathon Merdeka 2.0. Ini adalah salah satu lomba pembuatan aplikasi mobile bergengsi di Indonesia dan jadi barometer inovasi.

– Data Wilayah Indonesia dalam Kentongan cukup lengkap, mulai dari Provinsi, Kabupaten, hingga Kecamatan.

– Metode pengumpulan data pada aplikasi ini berbeda dengan yang dilakukan pemerintah. Metode independen ini disebut crowdsourcing (pengumpulan data berbasis massa).

kompetitor : SwaKita

logo Aplikasi SwaKita 512x512SwaKita hadir lebih dahulu sebagai aplikasi untuk tingkat kelurahan. SwaKita memiliki fitur yang jauh lebih lengkap dari Kentongan. Hanya saja User Interface dalam SwaKita terlalu rumit dan tidak mudah untuk digunakan. Fitur yang ada dalam SwaKita juga masih belum bisa berjalan optimal. Jangkauan wilayah SwaKita juga masih sebatas kelurahan di DKI Jakarta saja.

Poin plus : User Interface sederhana, Fitur sudah memenuhi kebutuhan.

Poin minus : Fitur Tanda Bahaya masih harus digarap lebih serius lagi. (Lalu)

 

1 2 3
Share.

About Author

2 Comments

Leave A Reply