Hoax Analyzer Raih Gold Award di Asean ICT Awards

Google+ Pinterest LinkedIn Tumblr +
Showing 1 of 1

SINYAL.co.id– Satu lagi kelompok anak muda Indonesia yang sukses melejitkan karyanya di bidang IT. Terbukti pada ajang  ASEAN Telsom/Telmin 2017 pada 27 November – 1 Desember 2017 di Siem Reap, Kamboja, yang  juga diselenggarakan kompetisi digital Asean ICT Award 2017 (AICTA), tiga mahasiswa Indonesia meraih emas. Final kompetisinya sendiri telah berlangsung pada Rabu 30 November 2017.

Pada ajang AICTA ini, Indonesia mengirimkan satu tim yaitu Tim Cimol yang membawa karya bertajuk Hoax Analyzer. Aplkasi yang muncul bersamaan dengan riuhnya hoax ini masuk dalam kategori Research and Development (R&D).

Hasil penjurian menempatkan Hoax Analyzer mendapatkan penghargaan gold award sebagai juara pertama untuk kategori R&D tersebut.

Tim Cimol terdiri dari tiga mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Mereka adalah  Adinda Budi Kusuma Putra, Feriyandi Nurdiantoro dan Tiffany. Sayang Tiffany tak sempat hadir lantaran tengah mengambil pasca sarjana di Jepang.

Tim Cimol mendapatkan perhatian 9 juri dari 12 juri yang memberikan penilaian. Peserta tahap final dalam kategori R&D diikuti oleh 3 Peserta dari 2 negara yaitu 1 peserta Indonesia dan 2 peserta Thailand, sehingga Awards Silver dan Bronze diberikan kepada 2 peserta Thailand.

AICTA merupakan inisiatif yang digagas oleh Menteri-Menteri Telekomunikasi se-ASEAN. Inisiatif ini sejalan dengan salah satu dari 6 langkah strategi ASEAN yang tercantum pada ASEAN ICT Masterplan (AIM) yaitu promosi, inovasi dan kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha, masyarakat dan lembaga lainnya.

Dari 6 kategori dalam AICTA dan setelah melalui proses penjurian final pada 30 November tersebut diperoleh pemenang Gold yaitu Kamboja mendapatkan 3 Gold, Indonesia 1 Gold, Singapura 1 Gold dan Laos 1 Gold. Ajang final AICTA diikuti oleh peserta-peserta 6 Negara yaitu Indonesia, Kamboja, Laos, Singapura, Thailand dan Vietnam yang masuk sampai ke tahap final, sedangkan peserta 4 negara  lain yaitu Brunei, Filipina, Malaysia dan Myanmar tidak masuk sampai ke tahap final.

Penyerahan Award AICTA berlangsung pada Gala Dinner AICTA 2017 Kamis 30 November 2017. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dan didampingi Sekretaris Jenderal ITU Houlin Zhou yang turut hadir dalam ASEAN Telmin menyerahkan langsung Penghargaan kepada Tim Cimol Indonesia.

Hoax Analyzer dapat diakses ke https://hoaxanalyzer.com/ (*)

 

Showing 1 of 1
Share.

About Author

Leave A Reply